Minggu, Juli 07, 2013



Lalalala, saya punya hobi baru :D dan hobi baru itu adalah gambar sketsa wajah teman-teman saya, yay! :D Hobi ini bermula dari keisengan saya, tapi lama-lama menyenangkan juga :D
Ini beberapa sketsa foto teman yang sudah menjadi korban saya :D


Ini adalah sketsa Diego :D
Yang ini sketsa Jojo :D

Kalau yang ini sketsanya Mas Ang :D

Dan yang ini sketsanya Om Saman :D
Makasih banyak buat teman-teman di atas yang fotonya boleh saya jadikan korban keisengan saya. :P


Jakarta, July 2013

Sudah nyaris pagi dan saya belum bisa tidur.

Saya merasa inilah titik kejenuhan saya. Kejenuhan pada segala yang ada di sekitar saya. Teman-teman saya, pekerjaan saya, bahkan hobi menulis saya yang sangat saya sukai. Apa yang membuat saya seperti itu? Saya tidak tahu.

Ini bukan masalah yang besar tapi sempat membuat saya skeptis luar biasa. Tentunya saya tidak berhak menghakimi segala hal yang berjalan di sekitar saya karena itu berarti saya juga menyalahkan Sang Pemberi Hidup ini.
Ini surat pertamaku.

Hei, kau, apa kau pernah merasa jatuh cinta? Kupikir jatuh cinta itu hanya bisa dialami oleh gadis-gadis di manga yang kubaca. Tapi ternyata aku salah.

*

Untuk sampai ke Perpustakaan Nasional, aku harus menempuh perjalanan sekitar 45 menit menggunakan bus kota. Awalnya aku hanya mengunjungi perpustakaan itu di akhir pekan jika bahan bacaanku telah habis kubaca. Tapi belakangan ini, intensitasku mengunjungi perpustakaan menjadi lebih sering dibanding biasanya. Dan itu karena..., kau. Ya, kau.

gambar pinjam di sini

Jumat, Mei 17, 2013

Entah kenapa langit selalu memberikan keteduhan tersendiri. Dan ini adalah beberapa spot yang saya ambil dari kamar kost saya.  Saya menyebutnya 'Negeri di Atas Awan'.

Kamis, Mei 16, 2013

Beberapa waktu yang lalu sekembalinya saya dari Surabaya, saya sempat mampir ke Kota Tua. Kereta saya sampai di stasiun Kota sekitar pukul 3 pagi dan jasa busway baru buka sekitar pukul 5 pagi. Well, karena jenuh ahirnya saya nekat jalan sendirian ke Fatahillah pukul 3 pagi. Hahaha. (Saat itu saya seperti seorang gadis autis yang tersesat di negeri asing). Suasana Kota Tua menjelang subuh masih lumayan rame. Hanya tersisa pedagang-pedagang yang mulai menggulung tikar mereka, juga sekumpulan anak muda yang masih menikmati kopi ataupun bersepeda di depan Museum Fatahillah. Tidak mau kesepian, akhirnya saya ikut memesan kopi dan menikmatinya sambil mengagumi arsitektur peninggalan Belanda yang masih tersisa. :D
Setelah kopi saya habis, saya kembali mengelilingi kota eksotis itu setelah sekian lama memendam hasrat untuk kesana. :D

Dan ini adalah beberapa foto yang sempat saya abadikan :)

Ini adalah gambar pohon yang ada di depan Museum Fatahillah. Kalau malam, pohon ini akan penuh lampu warna-warni yang indah :D