Jumat, Mei 17, 2013

Entah kenapa langit selalu memberikan keteduhan tersendiri. Dan ini adalah beberapa spot yang saya ambil dari kamar kost saya.  Saya menyebutnya 'Negeri di Atas Awan'.

Kamis, Mei 16, 2013

Beberapa waktu yang lalu sekembalinya saya dari Surabaya, saya sempat mampir ke Kota Tua. Kereta saya sampai di stasiun Kota sekitar pukul 3 pagi dan jasa busway baru buka sekitar pukul 5 pagi. Well, karena jenuh ahirnya saya nekat jalan sendirian ke Fatahillah pukul 3 pagi. Hahaha. (Saat itu saya seperti seorang gadis autis yang tersesat di negeri asing). Suasana Kota Tua menjelang subuh masih lumayan rame. Hanya tersisa pedagang-pedagang yang mulai menggulung tikar mereka, juga sekumpulan anak muda yang masih menikmati kopi ataupun bersepeda di depan Museum Fatahillah. Tidak mau kesepian, akhirnya saya ikut memesan kopi dan menikmatinya sambil mengagumi arsitektur peninggalan Belanda yang masih tersisa. :D
Setelah kopi saya habis, saya kembali mengelilingi kota eksotis itu setelah sekian lama memendam hasrat untuk kesana. :D

Dan ini adalah beberapa foto yang sempat saya abadikan :)

Ini adalah gambar pohon yang ada di depan Museum Fatahillah. Kalau malam, pohon ini akan penuh lampu warna-warni yang indah :D

Selasa, April 09, 2013

Yay, hari ini saya senang sekali. Paketan dari Mama Alin sudah datang :D
Padahal baru beberapa bulan yang lalu dikabarin kalau novel ini diterima oleh penerbit. Rasanya senang, karena ada nama saya di novel itu, heuheuheu!
Senang rasanya melihat novel-novel teman saya mulai muncul satu persatu :D
Saya jadi termotivasi untuk menyelesaikan draft saya yang sudah berkarat sekian lama itu. Selamat atas keluncuran novelnya ya Ma, semoga kita bisa saling menyemangati :)



Jakarta, Awal April 2013

Selasa, Maret 05, 2013





“Sita! Sini! Ngapain kau di situ?” Anak laki-laki itu melambaikan tangan kepada anak perempuan yang masih diam mengamati perahu kertas mengambang di tengah sungai kecil sebuah pematang sawah.
Di tangan anak laki-laki itu sebuah layang-layang lengkap dengan gulungan benang menunggu untuk diterbangkan. Tapi, niat menerbangkan layang-layang di sebuah lapangan di dekat sawah diurungkannya. Anak laki-laki itu memilih duduk di sebuah gubug reot, menunggu kereta api pukul lima sore melintas di sana.
“Tapi perahuku sebentar lagi sampai finish,” seru anak perempuan itu. Rambutnya tergerai sebatas bahu dengan japit berbentuk boneka yang tersemat menyamping di atas telinga.

Kamis, Desember 20, 2012


Judul : The Kreutzer Sonata  
No. ISBN : 9786028252232 
Penulis : Leo Tolstoy 
Penerbit : Jalasutra 
Tanggal terbit : November - 2009 
Jumlah Halaman : 160 
Kategori : Sastra 
Harga: Rp. 26.000

Siapa yang berkuasa : lelaki atau perempuan? Pertanyaan ini sama bangkanya dengan pertanyaan mana yang lebih utama : lelaki atau perempuan? Bagi masyarakat awam, pertanyaan itu sudah terjawab secara cultural. Bahkan dalam bahasa agama, klaim lelaki lebih berkuasa ketimbang perempuan menjadi begitu dominan. “Hawa, perempuan tercipta dari rusuk Adam.” Sergah pedagang tua dalam novela ini.
Tapi bernarkah demikian? Posdnicheff, tokoh dalam novela yang Anda pegang ini menunjukka fakta berbeda : perempuan menguasai lelaki dengan pakaian dan segala asesoris mereka yang menggugah hasrat seksual lelaki. Secara kasat mata, perempuan memposisikan diri sebagai objek yang dinikmati lelaki; lelaki yang memilih perempuan. Namun tanpa disadari, lelaki telah terjebak. Berhenti di titik ini, perempuanlah yang memilih lelaki; berkuasa atas lelaki.